Minggu, 05 Juni 2016

Siapa Yang Butuh Bisnis ini?

Seperti yang saya uangkap pada tulisan sebelumnya, 4rex begitu menggiurkan tapi juga bisa menghancurkan dengan sangat cepat.

Hal yang logis, untuk itu perlu kita mempelajari dengan serius. Laiknya usaha, tidak ada yang instant,perlu kerja keras dalam menjalankan. Jika gampang pasti sudah banyak yang kaya, kenyataannya banyak yang tumbang. Sebuah kenyataan di dunia 4rex yang berhasil sebaga trader hanya sedikit,sekitar 10%. Yang lain jadi gambler.
Disebut trader jika kita telah mampu mendapatkan hasil secara konsisten, investasi tetap. Gambler dalam usahanya dia sekali tempo hasilnya guede, disaat yang lain dia amblas beserta investasinya. Jadi mempertahankan investasi atau modal kemudian mendapatkan hasil yang konsisten merupakan tujuan dalam usaha ini, untuk itu perlu kita belajar memahaminya.

Lantas siapa yang cocok dan butuh usaha ini?

Ini yang aneh....karena banyaknya berita miring tentang forex maka orang orang yang punya kesibukan dan pekerjaan yang tetap kurang tertarik pada usaha ini dan yang tertarik adalah orang2 yang kurang beruntung, entah karena apa. Bisa karena penghasilan kerja yang kurang, karir macet, pengangguran, atau karena situasi. Di PENJARA misalnya.
Berita miring itu bukan karena sistim usaha yang dibuat tetapi lebih banyak pada individu individu yang tidak jujur. Individu yang loss kemudian patah arang.
Seorang pengusaha yang sibuk jarang melirik usaha ini, karena dia telah enjoy dengan kehidupannya, perolehannya. Terlebih itu dia malas untuk belajar. Padahal dalam dirinya tersimpan energi yang luar biasa. Ketahanan batin dan kemampuan membaca kondisi usaha sangat dia kuasai, dan yang mereka butuhkan tidaklah banyak. Hanya belajar cara menjalankan bisnis ini.
Dalam sebuah usaha manual yang dilakukan mungkin berpeluang untung 15%-20%, tetapi di bisnis ini bisa lebih. Seandainya dia tahu...saya yakin dia akan menambah satu cabang penghasilan yang bisa membantu nafas usaha manualnya, bahkan bisa melebarkan sayap pada usaha2 yang diinginkan.

0 komentar:

Posting Komentar